Kali ini, BUMN terbesar di Indonesia Pertamina memberikan bantuan pengembangan kebun durian dan kelengkeng antara lain berupa pemupukan, pemeliharaan, termasuk juga pendampingan yang bekerja sama dengan Yayasan Obor Tani di Desa Nglanggeran, terletak di sebelah selatan kota Yogyakarta, dahulunya dikenal sebagai daerah tandus dan tertinggal. Desa ini berjarak empat km dari ibukota kecamatan Patuk, 20 km dari ibu kota kabupaten Gunung Kidul, dan berjarak 25 kilometer dari ibu kota provinsi Yogyakarta. Desa Nglanggeran terdiri dari lima dusun/pedukuhan, yaitu Dusun Karangsari, Dusun Doga, Dusun Nglanggeran Kulon, Dusun Nglanggeran Wetan, dan Dusun Gunung butak.

Kebun buah berdiri di atas tanah seluas 20 hektare. 11,5 hektare di antaranya merupakan Sultan Ground (tanah sultan yang diperuntukkan bagi pertanian warga) dan 8,5 hektare merupakan tanah warga.  Sentra pemberdayaan tani Nglanggeran merupakan konsep pertama Sentra Pemberdayaan Tani melalui pembuatan kebun buah Durian dan Kelengkeng dengan jumlah tanaman 3.100 pohon yang terdiri atas 2.800 pohon durian monthong dan chanee, dan 300 pohon kelengkeng. Di­harapkan dalam jangka wak­tu 3 tahun, pohon Durian dan Lengkeng sudah bisa berbuah. Kebun buah tersebut dikelola oleh kelompok petani bernama Kencono Mukti yang terdiri dari 80 orang petani. Para anggota kelompok tani terdiri dari warga desa Nglanggeran.

Program tersebut diawali dengan pembangunan waduk kecil, atau yang disebut dengan embung di atas bukit Nglanggeran dan penanaman bibit durian dan kelengkeng di sekitar lokasi pembangunan embung. Pembangunan embung tersebut diperuntukkan sebagai tempat penampungan air yang nantinya akan menampung air hujan di atas bukit. Air yang tertampung nantinya akan digunakan untuk mengairi pohon durian dan kelengkeng di kala musim kemarau tiba. Embung yang dibangun tersebut mampu menampung air hingga mencapai 12.000 meter kubik untuk mengairi lahan buah tersebut.

Selain sebagai pem­ber­dayaan sentra tani buah, ka­wasan Desa Nglanggeran juga dikembangkan sebagai agrowisata. Bahkan hingga kini Agrowisata Desa Nglanggeran telah banyak mengundang pengunjung yang datang terutama wisatawan lokal yang ingin menikmati pemandangan sambil menikmati manisnya buah kelengkeng

Manajer SMEPP Operation, Agus Mashud dan Asdep Tanggsung Jawab Sosial dan Lingkungan Indriani, sabtu (24/02/2017) melakukan kunjungan Agrowisata Desa Nglanggeran, dengan ke­berhasilan Agrowisata Patra Nglanggeran ini, di­harapkan bisa dijadikan suatu percontohan dari perusahaan BUMN lainnya dalam mengembangkan pola bantuan ke daerah-daerah lainnya, se­hingga pedesaan yang belum ter­jamah dapat terangkat po­tensi-potensinya.

Perum AntaraPerum BULOGPerum DamriPerum Jaminan Kredit IndonesiaPerum Jasa Tirta I
Perum Jasa Tirta IIPerum NavigasiPerum PerhutaniPerum Perikanan IndonesiaPerum Perumnas
Perum PeruriPerum PFNPerum PNRIPerum PPDPT Adhi Karya Tbk
PT Amarta KaryaPT Aneka Tambang Tbk PT Angkasa Pura IPT Angkasa Pura II PT ASDP Indonesia Ferry
PT Asuransi ABRIPT Asuransi Jasa IndonesiaPT Asuransi JiwasrayaPT Asuransi Kerugian Jasa RaharjaPT Asuransi Kredit Indonesia
PT Bahana Pembinaan Usaha IndonesiaPT Balai Pustaka PT Bank Mandiri TbkPT Bank Negara Indonesia TbkPT Bank Rakyat Indonesia Tbk
PT Bank Tabungan NegaraPT Barata IndonesiaPT Berdikari PT Bhanda Ghara ReksaPT Bina Karya
PT Bio Farma PT Biro Klasifikasi Indonesia PT Boma Bisma Indra PT Brantas Abipraya PT Dahana
PT Danareksa PT Dirgantara Indonesia PT Djakarta LloydPT Dok dan Perkapalan Koja BahariPT Dok dan Perkapalan Surabaya
PT Energy Management IndonesiaPT GaramPT Garuda Indonesia TbkPT Hotel Indonesia NatourPT Hutama Karya