Apakah pernah mendengar tentang RKB? Atau malah bertanya-tanya, apa RKB itu?? Sebelum penjelaskan apa dan bagaimana RKB, alangkah baiknya mengetahui latar belakang terbentuknya RKB. RKB adalah kepanjangan dari Rumah Kreatif Badan Usaha Milik Negara (BUMN) merupakan salah satu program inisiatif Kementerian BUMN dan BUMN untuk pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil dan Menegah sebagaimana diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang BUMN Pasal 2 Ayat (1) huruf e yang disebutkan bahwa salah satu maksud dan tujuan pendirian BUMN adalah turut aktif memberikan bimbingan dan bantuan kepada pengusaha golongan ekonomi lemah, koperasi dan masyarakat.

Kementerian BUMN menyadari penuh bahwa Usaha Kecil dan Menengah (UKM) memegang peranan penting dalam memakmurkan ekonomi negara, baik melalui penciptaan lapangan kerja, mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, maupun menciptakan inovasi baru. Besarnya jumlah pelaku UKM di Indonesia menunjukkan potensi UKM sebagai salah satu penggerak ekonomi Indonesia untuk meningkatkan kemakmuran negeri. Namun demikian, dalam pengembangan bisnisnya, UKM menghadapi beberapa tantangan diantaranya:

Untuk membantu UKM, maka dibentuklah RKB dengan fungsi sebagai wadah bagi langkah kolaborasi BUMN dalam membentuk Digital Economy Ecosystem melalui pembinaan bagi UKM untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas UKM itu sendiri. RKB berperan sebagai pusat data dan informasi serta sebagai pusat edukasi, pengembangan dan digitalisasi UKM. Sedangkan tujuan utama RKB adalah peningkatan kapasitas dan kapabilitas UKM sehingga dapat terwujud UKM Indonesia yang berkualitas.

Awal pembentukan RKB pada tahun 2016 dengan RKB pertama kali didirikan adalah RKB Labuan Bajo oleh PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. Sampai saat ini telah terbentuk 242 RKB yang tersebar seluruh provinsi di Indonesia dengan melibatkan 14 BUMN. Sebaran 242 RKB sebagaimana gambar di bawah:

Berikut adalah daftar BUMN yang terlibat dan mendirikan RKB:

  1. PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk mendirikan sebanyak 46 RKB;
  2. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mendirikan sebanyak 55 RKB;
  3. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mendirikan sebanyak 19 RKB;
  4. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk mendirikan sebanyak 45 RKB;
  5. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk mendirikan sebanyak 10 RKB;
  6. PT Semen Indonesia (Persero Tbk mendirikan sebanyak 1 RKB;
  7. PT Pertamina (Persero) mendirikan sebanyak 29 RKB;
  8. PT Perusahaan Listrik Indonesia (Persero) mendirikan sebanyak 27 RKB;
  9. PT Indonesia Asahan Alumunium (Persero) mendirikan sebanyak 1 RKB;
  10. PT Perkebunan Nusantara (Persero) mendirikan sebanyak 3 RKB;
  11. PT Angkasa Pura II (Persero) sebanyak 1 RKB;
  12. Perum Percetakan Uang Republik Indonesia mendirikan sebanyak 1 RKB;
  13. PT Bukit Asam Tbk mendirikan sebanyak 3 RKB;
  14. PT Semen Batu Raja Tbk mendirikan sebanyak 1 RKB.

Informasi detail tentang RKB dan bagaimana bergabung dalam RKB dapat dilihat di website dengan alamat https://rkb.id/

Perum AntaraPerum BULOGPerum DamriPerum Jaminan Kredit IndonesiaPerum Jasa Tirta I
Perum Jasa Tirta IIPerum NavigasiPerum PerhutaniPerum Perikanan IndonesiaPerum Perumnas
Perum PeruriPerum PFNPerum PNRIPerum PPDPT Adhi Karya Tbk
PT Amarta KaryaPT Aneka Tambang Tbk PT Angkasa Pura IPT Angkasa Pura II PT ASDP Indonesia Ferry
PT Asuransi ABRIPT Asuransi Jasa IndonesiaPT Asuransi JiwasrayaPT Asuransi Kerugian Jasa RaharjaPT Asuransi Kredit Indonesia
PT Bahana Pembinaan Usaha IndonesiaPT Balai Pustaka PT Bank Mandiri TbkPT Bank Negara Indonesia TbkPT Bank Rakyat Indonesia Tbk
PT Bank Tabungan NegaraPT Barata IndonesiaPT Berdikari PT Bhanda Ghara ReksaPT Bina Karya
PT Bio Farma PT Biro Klasifikasi Indonesia PT Boma Bisma Indra PT Brantas Abipraya PT Dahana
PT Danareksa PT Dirgantara Indonesia PT Djakarta LloydPT Dok dan Perkapalan Koja BahariPT Dok dan Perkapalan Surabaya
PT Energy Management IndonesiaPT GaramPT Garuda Indonesia TbkPT Hotel Indonesia NatourPT Hutama Karya