Berawal dari keinginan untuk menjadi wirausaha sukses, pengusaha muda yang akrab dipanggil Panji telah mencoba mengembangkan berbagai usaha sejak di bangku kuliah, diantaranya usaha retail tas, kaus oblong, buku-buku, dan sepatu. Walaupun didera berbagai naik turun usaha yang dilalui, Panji tetap mencoba melihat sisi lain dari semua kegagalannya. Dengan berbekal ilmu marketing komunikasi dari ijazah D3 nya pada tahun 2005, Panji mencoba menggabungkan seluruh ilmu usaha yang sebelumnya dan mencoba untuk mulai menfokuskan pada satu usaha gabungan yaitu sebagai produsen seminar kit.

  

Semenjak menjadi Mitra Binaan Angkasa Pura I pada tahun 2012, Panji telah melakukan 3 kali pinjaman dengan pinjaman terakhir sebesar Rp100jt. ketiga pinjaman itu digunakan untuk beragam kebutuhan, berawal dari modal kerja untuk membeli bahan-bahan, pembangunan tempat kerja karyawan, hingga modal tambahan pengembangan usaha. Panji mengaku bahwa pada saat pinjaman pertama, jumlah karyawannya hanya 1 orang. Kini, usaha seminar kitnya sudah memberikan lapangan pekerjaan bagi 70 orang karyawan yang berasal dari warga sekitar hingga daerah Wonogiri.

 

Hasil karya seminar kit yang diperjualbelikan pun sangat beragam, baik dari notes rapat, tas, pulpen, goodie bag, nametag, T-Shirt, dan lain-lain sesuai pesanan konsumen. “Tergantung butuhnya apa, kita siapkan, logo kegiatan juga kita siapkan, begitu mufakat, baru diproduksi” pungkas Panji. dalam hal kualitas, Semua produk yang dijual menggunakan bahan-bahan pilihan dan warna sesuai pesanan. Proses produksi bisa memakan waktu 7-14 hari, tergantung tingkat kesulitan desain dan bahan. Bahan-bahan yang digunakan berasal dari daerah sekitar dan Yogyakarta untuk sekaligus memberdayakan produsen di daerah sekitar.

 

Pengembangan bisnisnya juga mengikuti tren masa kini, baik di media sosial hingga website pribadi. Saat ini seluruh netizen dapat mengakses produk-produknya hingga memesan dalam partai besar di website paketseminarkit.com. Panji menjelaskan bahwa sebagian besar konsumennya berasal dari kegiatan-kegiatan rapat Kementerian, Lembaga maupun Badan-badan nasional di seluruh Indonesia, dan tidak sedikit yang sudah melakukan repeat order untuk kesekian kalinya. “Kita mengedepankan komunikasi dan hasil produksi yang sama persis dengan yang konsumen inginkan”, tutur Panji.