Pada hari Senin tanggal 29 Juli 2019, Keasdepan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Kementerian BUMN melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi ke 1 (satu) perwakilan kelompok nasabah Mekaar                    PT Permodalan Nasional Madani (Persero) di wilayah Kota Bogor serta 2 (dua) Mitra Binaan di Kabupaten Bogor.

Ibu Susilawati adalah seorang produsen sandal dan sepatu untuk anak-anak maupun dewasa. Usahanya sudah berjalan selama lebih dari 5 (lima) tahun, dan pada 3 (tiga) tahun terakhir Ibu Susilawati menjadi nasabah Mekaar PT Permodalan Nasional Madani (Persero) dan memperoleh pinjaman sebesar Rp 2.000.000,00. Ibu Susilawati tergabung dalam kelompok usaha Mekaar yang terdiri dari 36 orang ibu pra sejahtera yang menggeluti beraneka ragam bisnis. Pinjaman dana dari PNM digunakan untuk belanja bahan dan diputar kembali sebagai modal kerja. Saat ini Ibu Susilawati dibantu oleh suami dan satu orang pekerja dalam memproduksi sandal dan sepatu. Dalam seminggu, mereka mampu memproduksi sebanyak 20 kodi atau 400 pasang sepatu atau sandal, yang selanjutnya akan didistribusikan pada pedagang-pedagang di Tanah Abang dan Pasar Baru. Omzet yang diperoleh Ibu Susilawati rata-rata Rp7.000.000,00 per minggu.

Selanjutnya kunjungan dilakukan ke Mitra Binaan, Ibu Aneng yang memulai usaha membuat kue dan jajanan pasar sejak tahun 2012. Produksi kue dilakukan sendiri tanpa bantuan tenaga pekerja lainnya. Ibu Aneng mampu memproduksi kurang lebih 200 buah kue per hari yang dititipkan ke warung-warung sekitar lingkungan rumah Ibu Aneng. Selain membuat kue yang akan dititipkan ke warung sekitar, Ibu Aneng juga menerima pesanan kue secara langsung untuk berbagai acara. Rata-rata omzet yang diperoleh sekitar Rp250.000,00 per hari. Pada tahun 2017, Ibu Aneng memperoleh pinjaman sebesar Rp30.000.000,00 dari PT Permodalan Nasional Madani (Persero) melalui Program Kemitraan. Pinjaman tersebut digunakan untuk membeli peralatan membuat kue menggantikan alat yang sudah mulai rusak karena telah digunakan lebih dari 5 (lima) tahun. Pinjaman dari Program Kemitraan tersebut dirasa sangat membantu dan mendukung usaha rumahan yang telah dirintis sejak tahun 2012 tersebut.

Kemudian kunjungan dilanjutkan menuju tempat Ibu Jeni yang merupakan seorang produsen kue, namun melihat adanya permasalahan dalam pemasaran dan distribusi yang dihadapi oleh para pengusaha kue kemudian Ibu Jeni menjadikan hal tersebut sebagai peluang usaha. Ibu Jeni mulai mengumpulkan kue dan masakan dari para rekan bisnisnya dan menjualnya dengan membuka lapak di sekitar sekolah atau tempat-tempat yang ramai pengunjung. Ibu Jeni menggunakan sistem jemput bola dalam mengumpulkan barang dagangan, dalam sehari Ibu Jeni dapat memperoleh omzet rata-rata Rp2.000.000,00 per hari. Ibu Jeni memperoleh pinjaman sebesar Rp40.000.000,00 melalui Program Kemitraan PT Permodalan Nasional Madani (Persero), pinjaman tersebut digunakan untuk membeli perlengkapan yang digunakan untuk mendukung kegiatan penjualan.

Perum AntaraPerum BULOGPerum DamriPerum Jaminan Kredit IndonesiaPerum Jasa Tirta I
Perum Jasa Tirta IIPerum NavigasiPerum PerhutaniPerum Perikanan IndonesiaPerum Perumnas
Perum PeruriPerum PFNPerum PNRIPerum PPDPT Adhi Karya Tbk
PT Amarta KaryaPT Aneka Tambang Tbk PT Angkasa Pura IPT Angkasa Pura II PT ASDP Indonesia Ferry
PT Asuransi ABRIPT Asuransi Jasa IndonesiaPT Asuransi JiwasrayaPT Asuransi Kerugian Jasa RaharjaPT Asuransi Kredit Indonesia
PT Bahana Pembinaan Usaha IndonesiaPT Balai Pustaka PT Bank Mandiri TbkPT Bank Negara Indonesia TbkPT Bank Rakyat Indonesia Tbk
PT Bank Tabungan NegaraPT Barata IndonesiaPT Berdikari PT Bhanda Ghara ReksaPT Bina Karya
PT Bio Farma PT Biro Klasifikasi Indonesia PT Boma Bisma Indra PT Brantas Abipraya PT Dahana
PT Danareksa PT Dirgantara Indonesia PT Djakarta LloydPT Dok dan Perkapalan Koja BahariPT Dok dan Perkapalan Surabaya
PT Energy Management IndonesiaPT GaramPT Garuda Indonesia TbkPT Hotel Indonesia NatourPT Hutama Karya