Selama kita berusaha pasti ada jalan. Itulah kata-kata bijak yang dilontarkan Sutikno salah satu Mitra binaan PTPN VII yang beralamat di Desa Branti Raya Kecamatan Natar, Lampung Selatan.

 

Sutikno mengaku banyak usaha yang telah dilakukan untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya. Dari usaha pengumpul rongsok hingga membuka usaha kopi bubuk.  "Alhamdulillah usaha yang saya tekuni kini telah berhasil, bisa memenuhi kebutuhan keluarga.Ini semua tidak lepas dari dukungan PTPN VII, yang telah membantu permodalan usahanya," katanya.

Menurutnya, menjadi mitra binaan PTPN VII cukup membantu usahanya apalagi dengan bunga ringan.Pertama kali mendapat bantuan modal pada tahun 2004, saat itu saya masih membuka usaha sebagai pengumpul rongsok.Namun, usaha ini tidak bertahan lama, karena kondisi di lapangan kurang menguntungkan.

Kemudian saya belajar bagaimana memproduksi kopi bubuk dan memasarkannya. Setelah menguasai dari proses produksi sampai dengan pemasaran saya putuskan untuk memulia usaha ini pada tahun 2007.  “Alhamdulilah dapat bertahan hingga saat ini”, terangnya.

Bahkan produk kopi yamg dihasilkan suami dari Suprapti ini sudah memiliki lisensi KOPI PAK HAJI. Saat ini dalam satu bulan bisa mencapai 1 ton produksi kopi yang terjual. Untuk memenuhi permintaan pelanggan, Sutikno mengaku memperoleh bahan baku dari Talangpadang kabupaten Tanggamus, dan dibantu oleh 4 orang karyawan.(Humas-N7)