Bogor, 20 September 2019 - Selain melaksanakan proses bisnis di bidang masing-masing, salah satu peran Badan Usaha Milik Negara adalah membantu menaikkan taraf hidup masyarakat. Oleh karena itu BUMN dituntut untuk melaksanakan kegiatan Program Kemitraan. Salah satunya adalah PT Rekayasa Industri, anak perusahaan Pupuk Indonesia Holding Company. Salah satu mitra binaan PT Rekayasa Industri adalah Lojicraft, suatu usaha di kota Bogor yang bergerak dibidang fashion.

Produk utama Lojicraft adalah batik kontemporer. Keunggulan dari produk Lojicraft adalah coraknya yang indah dan terkesan eksklusif karena tidak diproduksi secara masal. Teknik pembuatan batik yang digunakan oleh Lojicraft pun bermacam-macam seperti teknik tulis, cetak, cabut warna dan lain-lain. Dalam proses produksi, Lojicraft juga memberdayakan masyarakat sekitar sehingga hal ini juga dapat membantu ekonomi masyarakat.

Lojicraft menjadi mitra binaan PT Rekayasa Industri sejak tahun 2018. Sebelum menjadi mitra binaan Rekind, modal yang digunakan adalah modal sendiri. Setelah menjadi mitra binaan Rekind, usaha Lojicraft semakin berkembang pesat. Produk-produk Lojicraft sudah menembus pasar internasional. Beberapa kali Lojicraft mengirim produk ke luar negeri seperti Amerika, Rusia, Inggris, India, Mesir dan lain-lain. Pada bulan Agustus Lojicraft berkesempatan mengikuti pameran di Rusia bernama Festival Indonesia in Moscow 2019. Sudah kali ketiga Lojicraft mengikuti pameran di Rusia. Hal ini membuktikan bahwa Lojicraft berhasil menciptakan produk yang mampu bersaing di dunia internasional. Berkat bantuan BUMN, Lojicraft mampu mengharumkan nama Indonesia di dunia internasional dengan batiknya.