Balikapapan, 2 Maret 2018

Cara lain menikmati coklat.

Resep sukses ala Bob Sadino dalam melakukan bisnis adalah dijalankan, dijalankan dahulu, dihadapi problematikanya, dan tentunya tetap berusaha mencari jalan keluar. Itulah yang dilakukan oleh pria paruh baya yang akrab dipanggil Suhartono. Berawal dari coba coba, merambah pasar melalui teman sebaya, merubah berbagai resep coklat, hingga akhirnya berhasil mengambil hati pasar melalui brownis duriannya. Tapi jangan salah, brownies tersebut bukan karya terbaiknya, karena diakui masih sulit untuk diproduksi karena memiliki limbah produksi yang cukup banyak. Alhasil, sekarang Suhartono memiliki makanan cemilan unggulan baru yang nama dan rasanya sangat unik, Singkong Eropah dan Nangka Salju.

Sempat diusir oleh Satpol PP pada saat berjualan, ternyata membuat Suhartono sekarang lebih memilih untuk merambah pasar online. “Saat itu saya masih masih jualan Roti bakar, dan kena gerebek Satpol PP”, jelasnya sambal tertawa. Kerugian yang dialami dalam berbisnis membuat Suhartono semakin tajam melihat demand pasar masa kini. “Yang penting coba terus, gak menyerah, kalau gagal anggap aja lagi belajar” pungkasnya. Kini usahanya sudah memiliki standart pengemasan dan sudah booming di kalangan remaja. Dengan bendera merk dagang Phise Coklat Cemara, Sertifikat Halal pun sudah dikantonginya untuk dapat masuk kedalam berbagai marketplace di dunia maya.

Suhartono sudah bergabung menjadi Mitra Binaan PT Telkom sejak 2015, dan telah melakukan pinjaman kedua. Berdasarkan data dari Telkom, pemilik snack berlapis coklat ini merupakan mitra binaan yang pengembaliannya selalu lancar. Suhartono mengakui bahwa secara offline, produknya sudah masuk di berbagai toko oleh-oleh di kota Balikpapan dan Samarinda. Namun, naik turunnya perekonomian toko oleh-oleh sangat berpengaruh pada omset yang dapat dikantonginya. “Sering ada toko oleh-oleh yang gulung tikar, sehingga produk saya ikutan gak laku”, katanya. Disamping itu, Suhartono menyampaikan bahwa pemerintah perlu menstabilkan asupan listrik pada kota Balikpapan, karena jika malam hari telah tiba, sering kali kegiatan produksi terhenti disebabkan oleh pemadaman listrik.

Kedepannya, Suhartono berhadap agar produknya dapat semakin diterima luas oleh masyarakat di Indonesia, dan tentunya tetap dapat memberikan inovasi-inovasi snack lainnya. Angkasa Pura 1 dalam pembinaannya juga telah membuka kesempatan pengembangan melalui keikutsertaan Coklat Cemara dalam berbagai pameran lokal maupun nasional seperti Pameran Telkom di Jakarta. Dalam kunjungannya pada tanggal 1 Maret 2018, Keasdepan TJSL menyampaikan perlunya atensi BUMN dalam mengembangkan UKM, khususnya dalam pengembangan market. Adanya Rumah Kreatif BUMN juga menjadi salah satu wadah yang dapat digunakan bersama untuk mengembangkan Mitra Binaan BUMN masuk menjadi produk-produk unggulan di dunia maya.

Perum AntaraPerum BULOGPerum DamriPerum Jaminan Kredit IndonesiaPerum Jasa Tirta I
Perum Jasa Tirta IIPerum NavigasiPerum PerhutaniPerum Perikanan IndonesiaPerum Perumnas
Perum PeruriPerum PFNPerum PNRIPerum PPDPT Adhi Karya Tbk
PT Amarta KaryaPT Aneka Tambang Tbk PT Angkasa Pura IPT Angkasa Pura II PT ASDP Indonesia Ferry
PT Asuransi ABRIPT Asuransi Jasa IndonesiaPT Asuransi JiwasrayaPT Asuransi Kerugian Jasa RaharjaPT Asuransi Kredit Indonesia
PT Bahana Pembinaan Usaha IndonesiaPT Balai Pustaka PT Bank Mandiri TbkPT Bank Negara Indonesia TbkPT Bank Rakyat Indonesia Tbk
PT Bank Tabungan NegaraPT Barata IndonesiaPT Berdikari PT Bhanda Ghara ReksaPT Bina Karya
PT Bio Farma PT Biro Klasifikasi Indonesia PT Boma Bisma Indra PT Brantas Abipraya PT Dahana
PT Danareksa PT Dirgantara Indonesia PT Djakarta LloydPT Dok dan Perkapalan Koja BahariPT Dok dan Perkapalan Surabaya
PT Energy Management IndonesiaPT GaramPT Garuda Indonesia TbkPT Hotel Indonesia NatourPT Hutama Karya