Bertamu ke salah satu kecamatan yang merupakan daerah warisan bekas ibukota kerajaan mataram, tidak luput dari beragam suasana dan tradisi titisan para leluhur kita, yang salah satunya bersemayam dalam keahlian para pengrajin perak. Berbekal dari ilmu turun-temurun nenek moyang, Bapak Nur Parwanto yang sehari-hari dipanggil Pak Nur ini, menjajakan beragam aksesoris dan cinderamata dari bahan dasar perak, tembaga dan kuningan.

 

Walaupun baru bergabung menjadi Mitra Binaan Perum Jamkrindo pada akhir September 2018, Pak Nur menjelaskan bahwa usaha peraknya sangat terbantu dengan adanya Program Kemitraan ini. Disamping mendapatkan pinjaman sebesar Rp 30jt untuk menambah modal usaha dalam pembelian bahan baku perak, Pak nur juga mendapatkan kesempatan untuk ikut kedalam pameran yang diselenggarakan di Hotel Inna Garuda beberapa waktu lalu. “Sebenarnya, sudah lama kami ingin menjadi mitra binaan BUMN tapi, belum kesampaian, kebetulan kemarin ditarkan oleh Jamkrindo, jadi kami langsung ikut”, pungkas Pak Nur.

  

Target pasar yang dituju oleh Pak Nur dalam penjualannya tidak hanya untuk pasar dalam negeri, namun juga luar negeri. Tidak sedikit tujuan pembelian dari luar negeri memesan dalam partai besar, khususnya untuk tableware seperti mangkuk, piring, tempat sup, sumpit, sendok, garpu, tempat buah, nampan dan berbagai ornament di meja makan lainnya. Keseluruhannya full silver, dan dicantumkan juga jumlah silver yang dipakai sebagai acuan dalam pengambilan keputusan konsumen. Disamping tableware, Pak nur juga memproduksi berbagai perhiasan seperti bros, liontin, cincin, kalung, gelang,hingga tas, sepatu dan hiasan meja, “Kalau ada pesanan untuk membuat craft lainnya, kita juga terima, nanti dirembukkan dahulu desainnya, baru kita proses” jelasnya.

 

Dalam perkembangannya, kerajinan perak Pak Nur berharap bahwa BUMN semakin dapat membantu UKM dengan jumlah yang lebih besar, dan mewadahi daerah yang lebih besar sehingga semakin terasa kehadirannya di tengah-tengah masyarakat. Pak Nur juga berharap bahwa usahanya dapat diajak bergabung kedalam berbagai seminar atau pameran di dalam negeri maupun luar negeri.