Indonesia Pavilion 2018 merupakan salah satu bagian dari rangkaian acara Annual Meeting IMF-World Bank 2018 yang diselenggarakan di Nusa Dua, Bali pada tanggal 8 – 14 Oktober 2018. Indonesia Pavilion 2018 menempati area sekitar dua ribu meter persegi yang terletak di pintu masuk menuju area Meeting. Area ini terdiri dari beberapa spot, seperti BUMN Hall, area workshop, area exhibition, VIP lounge, dan stage coffee shop.

Indonesia Pavilion 2018 diselenggarakan atas kerja sama antara beberapa BUMN yang dikoordinasikan oleh Kementerian BUMN yang dalam penyelenggarannya membentuk empat tim, yang terdiri dari Rediscover Indonesia Exhibition, tim Sarinah Store, tim Trade and Promotional Program, dan tim Markets Integration. Khusus untuk tim Rediscover Indonesia yang dikoordinasikan oleh Ibu Indriani Widiastuti selaku Asdep Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) membentuk tiga subtim yang terdiri dari subtim Diversity and Values, subtim Innovation and Technology Exhibition, dan subtim Footprint. Subtim Diversity and Values (PT Balai Pustaka, Perum Percetakan Negara RI, PTPN XII, LKBN Antara, dan PT Taman Wisata Candi) menyiapkan beberapa materi untuk ditampilkan, antara lain, quotes presiden, sinopsis buku heritage, display buku heritage, sejarah Lokananta, piringan hitam, sendratari Ramayana, storyboard candi di Indonesia, dan juga foto – foto sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia. Subtim Innovation & Technology Exhibition (PT PP, PT Wijaya Karya, PT Adhi Karya, PT Hutama Karya, PT PGN, PT PLN, PT Len, PT KAI, PT Inka, PT Semen Indonesia, PT Pelindo II, PT Bukit Asam, PT Dirgantara Indonesia, PT Pindad, PT BNI, PT Bank Mandiri, dan PT Pos Indonesia) juga menampilkan potensi dan proyek yang sedang berlangsung di Indonesia, antara lain dalam bidang infrastruktur, migas dan energi, transportasi, tambang, teknologi, keuangan, dll. Berikutnya, subtim Footprint (PT BNI, PT BRI, PT PLN, PT Antam, PT Bank Mandiri, PT Pegadaian, PT Patra Jasa, PT Telkom, PT Semen Indonesia, PT Pupuk Indonesia Holding Company, PT Pertamina, dan PT PNM) memamerkan poster mengenai Corporate Social Responsibility (CSR) BUMN di berbagai bidang, yakni di bidang lingkungan, biodiversitas, ekonomi, microfinance, literasi, dan kesehatan.

Dalam kegiatan ini, juga dipamerkan hal – hal menarik mengenai Indonesia, mulai dari pembangunan infrastruktur yang sedang berlangsung, proyek – proyek strategis nasional, pariwisata hingga kekayaan seni budaya, serta kerajinan tangan khas Indonesia. Melalui pameran ini, delegasi dapat melihat potensi, kekayaan, dan keindahan Indonesia.

Indonesia Pavilion 2018 diharapkan dapat menjadi wadah untuk memperkenalkan potensi Indonesia, baik dari sisi investasi, pariwisata dan keindahan alam, pencapaian infrastruktur, komoditas, hingga budaya dan seni tanah air kepada delegasi IMF – World Bank.  

Dalam kesempatan ini, Indonesia Pavilion dikunjungi juga oleh Managing Director IMF (Christine Lagarde), Menteri Keuangan (Sri Mulyani), Menteri Kelautan dan Perikanan (Susi Pudjiastuti), dan Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Triawan Munaf).