Solo Great Sale (SGS) digelar kembali di tahun 2019. SGS merupakan event tahunan untuk meningkatkan aktivitas perputaran bisnis dan jumlah wisatawan Solo. SGS 2019 digelar dari tanggal 1 hingga 28 Februari 2019 dan akan diramaikan dengan berbagai event di Kota Solo, diantaranya Grebeg Sudiro, Perayaan Imlek, Kirab Budaya, dan sebagainya.

Sebagai agent pembangunan, BUMN turut memeriahkan event SGS 2019. Bank BRI, Mandiri, dan BRI memudahkan pengunjung untuk berbelanja melalui pembayaran dengan uang elektronik yaitu  brizzi, emoney, dan tapcash. Selain itu, KAI sebagai penyedia transportasi kereta api di Indonesia menjadi salah satu merchant di SGS 2019.
 
Dalam pembukaan SGS 2019 yang digelar di Pendapi Gedhe Balai Kota Surakarta pada 31 Januari 2019, Walikota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo menyampaikan, "SGS 2019 ini merupakan berkah bagi rakyat solo, diharapkan akan terus berkelanjutan diadakan di Solo."

"Logo SGS 2019 yang merupakan tugu pemandungan filosofinya karena arti kata Solo adalah 1, dengan hiburan pembuka tarian jarik dan wahyu tumurun, yang artinya walaupun sekarang waktunya pesta demokrasi namun Solo tetap milik bersama," jabarnya.

SGS 2019 diharapkan dapat menggaet 6000 merchant dengan transaksi mencapai lebih dari Rp600 miliar. Namun sampai saat ini, SGS 2019 dapat menggaet 7.105 tenant yang terdiri atas bisnis hotel dan restoran, bisnis online, pasar tradisional dan merchant lainnya.

Turut hadir dalam pembukaan SGS 2019, antara lain Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM Victoria Simanungkalit, Staf Khusus Menteri Perdagangan Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Peningkatan Sarana Perdagangan Eva Yuliana, Kepala Bank Indonesia Wilayah Surakarta Pandu Widiarto, Kepala Bidang Kebijakan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Kementerian BUMN Eko Setiawan, dan beberapa pejabat kota Solo, serta bolo pasar.

sd/31/01