PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo I turut aktif memajukan pariwisata di kawasan Indonesia. Salah satunya melalui penyerahan bantuan pembangunan Desa Wisata Tomok Parsaoran Danau Toba dan pembentukan serta pembinaan Kelompok Sadari Wisata.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis pada Senin (13/11) oleh Direktur Keuangan Pelindo 1, Farid Luthfi kepada Kepala Desa Tomok, Mangiring Sidabutar yang didampingi oleh Asisten Deputi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Kementerian BUMN Indriyani Widiastuti, Direktur SDM dan Umum Pelindo I Hamied Wijaya, Pemerintah Kabupaten Samosir yang diwakilkan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Samosir, dan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Samosir bertempat di Kompleks Pertunjukan Sigale-gale Desa Wisata Tomok, Samosir.

Direktur Keuangan Pelindo  I Farid Luthfi menyebutkan dana yang dialokasikan senilai Rp 1,1 M untuk pembangunan yang telah dilaksanakan mulai Oktober 2016 dan saat ini sudah rampung. “Dengan penataan dan pembangunan Desa Tomok, diharapkan mampu memiliki nilai jual yang tinggi untuk menarik wisatawan lokal maupun internasional. Tujuannya untuk meningkatkan perekonomian penduduk di Desa Tomok,” jelas Farid.

“Kami melihat potensi yang patut untuk dikembangkan dari Desa Wisata Tomok yang dapat menarik wisatawan datang kemari,” jelas Indriyani Widiastuti, Asisten Deputi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Kementerian BUMN.  Kementerian BUMN mengapresiasi Desa Wisata Tomok yang sudah membuka diri untuk menerima bantuan dari Pelindo I yang artinya memiliki keinginan untuk maju serta memperkenalkan keindahan daerahnya.

Bantuan yang diberikan Pelindo I berupa pembangunan fisik di desa ini yang meliputi 4 area. Pertama, penataan area Sigale-gale berupa 1 unit penanda kawasan, 1 unit tribun, 1 unit sopo, 2 unit gazebo, 1 unit gapura, pemasangan cone block, pembuatan taman dan pengadaan 14 buah pot. Kedua, penataan makam Sidabutar yaitu pemasangan cone block, penataan makam, pembuatan panggung upacara Mangalahat Horbo, peninggian serta perbaikan pagar makam, pembuatan taman, pembuatan tulisan ‘Makam Raja Sidabutar’,  dan pembuatan 1 unit gazebo. Ketiga berupa pembangunan lapangan parkir dan keempat pembuatan tulisan ‘Selamat Datang’ di Pelabuhan Tuktuk.

Kontribusi pembangunan desa wisata secara non fisik dilakukan dengan membentuk Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang telah berpartisipasi dalam beragam even nasional. Pokdarwis diberikan pelatihan serta diajak melakukan studi banding ke beberapa objek wisata di Yogyakarta yang bertujuan untuk menambah wawasan dalam mengembangkan potensi desa wisata dan memperkenalkan budaya Batak kepada para pengunjung yang hadir dengan penyampaian yang cukup menarik. Dinas Pariwisata Kabupaten Samosir Ombang Siboro mengatakan belum semua masyarakat daerahnya memiliki kesadaran pariwisata yang tinggi, kecuali di wilayah Tomok satu-satunya desa yang tingkat kesadaran pariwisatanya sudah mencapai angka 90%.

 

 

Perum AntaraPerum BULOGPerum DamriPerum Jaminan Kredit IndonesiaPerum Jasa Tirta I
Perum Jasa Tirta IIPerum NavigasiPerum PerhutaniPerum Perikanan IndonesiaPerum Perumnas
Perum PeruriPerum PFNPerum PNRIPerum PPDPT Adhi Karya Tbk
PT Amarta KaryaPT Aneka Tambang Tbk PT Angkasa Pura IPT Angkasa Pura II PT ASDP Indonesia Ferry
PT Asuransi ABRIPT Asuransi Jasa IndonesiaPT Asuransi JiwasrayaPT Asuransi Kerugian Jasa RaharjaPT Asuransi Kredit Indonesia
PT Bahana Pembinaan Usaha IndonesiaPT Balai Pustaka PT Bank Mandiri TbkPT Bank Negara Indonesia TbkPT Bank Rakyat Indonesia Tbk
PT Bank Tabungan NegaraPT Barata IndonesiaPT Berdikari PT Bhanda Ghara ReksaPT Bina Karya
PT Bio Farma PT Biro Klasifikasi Indonesia PT Boma Bisma Indra PT Brantas Abipraya PT Dahana
PT Danareksa PT Dirgantara Indonesia PT Djakarta LloydPT Dok dan Perkapalan Koja BahariPT Dok dan Perkapalan Surabaya
PT Energy Management IndonesiaPT GaramPT Garuda Indonesia TbkPT Hotel Indonesia NatourPT Hutama Karya